Taiwan mengerahkan rudal Skybow III dan Patriot ke utara untuk membingungkan China


Taiwan telah mengerahkan sistem pertahanan udara, termasuk rudal Skybow III dan rudal Patriot, ke bagian utara pulau itu untuk memperkuat pertahanannya.


Langkah itu dianggap signifikan karena terjadi tak lama setelah Angkatan Udara Taiwan memensiunkan dua baterai rudal permukaan-ke-udara HAWK terakhirnya. Ini menunjukkan bahwa perang dengan China atas Taiwan kemungkinan besar terjadi pada tahun 2025.


Laporan menunjukkan bahwa militer Taiwan masih sangat bergantung pada rudal Skybow III dan Patriot sebagai sistem pertahanan udara utamanya, menunjukkan bahwa sistem ini tetap penting untuk strategi pertahanan Taiwan.


Pejabat militer Taiwan mengatakan bahwa anjungan itu bergerak dan tersebar luas, tidak terkonsentrasi di satu tempat.


Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) mampu melacak dan menghancurkan target militer di Taiwan dengan satu serangan.


Gudang senjata rudal Taiwan mungkin terbatas, tetapi tidak dapat mempertahankan diri dari serangan udara China untuk waktu yang lama.


Batalyon Skybow bertanggung jawab atas operasi pertahanan udara regional, memastikan bahwa pasukan siap berperang jika terjadi keadaan darurat. Selama masa damai, mereka menjaga kewaspadaan untuk mencegah terjadinya konflik.


Unit tersebut akan bergerak ke posisi taktis selama perang, yang menunjukkan bahwa ini adalah bagian dari latihan yang dimaksudkan untuk menyempurnakan proses logistik. Ini bisa berguna pada saat unit pertahanan udara harus terus-menerus dipindahkan ke seluruh negeri untuk menghindari deteksi.



Taiwan berencana untuk memindahkan rudal S-300 ke berbagai bagian negara untuk menghindari konflik dengan China. Strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan Ukraina di masa lalu, tetapi Ukraina jauh lebih besar dan memiliki kedalaman strategis, yang memungkinkannya untuk mempertahankan perang di berbagai bagian negara.


Taiwan mungkin tidak dapat menyembunyikan rahasia militernya dari intelijen China untuk waktu yang lama.


Ada kemungkinan bahwa laporan tersebut adalah bagian dari penipuan yang dirancang untuk mengelabui PLA, tetapi ini juga dapat menyebabkan hilangnya beberapa pesawat militer China daratan secara taktis. Kenyataannya, militer China jauh lebih kuat dari para pesaingnya, jadi laporan ini tidak menimbulkan ancaman yang signifikan terhadap kekuatannya.


Angkatan Udara tidak mengungkapkan pergerakan pasukan atau misi khusus untuk melindungi rahasia militer.


Ada bukti bahwa militer China telah mengirim jet tempur J-16 di dekat utara baru-baru ini.


TK-III adalah sistem rudal yang dikembangkan di dalam negeri yang dimaksudkan untuk menggantikan sistem SAM HAWK yang lama. Ini memasuki layanan antara 2010 dan 2011.


Sistem misil mencakup misil permukaan-ke-udara, tabung, dan unit pengendali tembakan bergerak. Unit-unit ini bekerja sama untuk melindungi suatu lokasi dari serangan udara. Sistem rudal biasanya mencakup radar bertahap, relai komunikasi, stasiun kontrol keterlibatan, peluncur, dan peralatan pembangkit listrik.


Rudal itu memiliki sistem panduan radar aktif dan sistem panduan inersia yang bekerja bersama untuk menjaga rudal tetap pada jalurnya. Pencari microwave yang dipasang di hidung menggunakan informasi navigasi dengan akurasi tinggi untuk membantu rudal tetap pada sasaran.


Amerika Serikat telah menawarkan untuk menjual 100 sistem pertahanan rudal PAC-3 tambahan ke Taiwan.


Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa mereka telah menjual $2.81 miliar senjata ke Arab Saudi dalam setahun terakhir.


Penjualan tersebut mencakup kit modifikasi peluncur M903, putaran rudal pelatihan, dan peningkatan perangkat lunak yang akan membantu fungsi rudal menjadi lebih baik. Rudal Advanced Patriot akan membantu meningkatkan kemampuan pertahanan rudal Taiwan dan mencegah ancaman terhadap China.


https://eurasiantimes.com/luring-chinese-air-force-taiwan-deploys-homemade-skybow/